Make Bejuruh




Alhamdulillah.

Assalamualaikum. Kali ni kegunaan Salafy DB diaplikasikan lagi untuk tatapan saya dan semua pengunjung. Ada beberapa adab makan yang semoleknya dimuzakarahkan sebelum makan. Setiap amal menjadi sunnah sekiranya amal-amal Nabi s.a.w. dappat dipraktikkan. Kadang-kadang kita tahu dah ia sunnah, tapi bila ada orang mengatakan mana dalilnya, mungkin kita terkedu sekejap sambil menggaru2 rambut yang kian botak dimamah usia. Justeru moleklah kirany kita berguru dengan bertanyakan perkarra2 tersebut dan bermuzakarah sesama kita untuk istiqamah dalam sesuatu aal, serta mengajak juga orang lai untuknya.

Adab makan;

1. Mengutamakan orang tua, alim ulamak.


Dari Ibnu Umar radhiallahu 'anhuma bahawasanya Nabi صلی الله عليه وسلم bersabda:
"Saya pernah melihat diri saya sendiri dalam impian di waktu saya sedang bersugi dengan menggunakan sebatang kayu siwak. Kemudian datanglah padaku dua orang lelaki, yang satu lebih tua daripada yang lainnya. Lalu siwak itu hendak saya berikan kepada orang yang lebih muda, tiba-tiba ada seorang yang berkata padaku: "Berikanlah kepada yang tua." Oleh sebab itu, maka saya berikanlah kepada yang tertua di antara kedua orang tadi."
Diriwayatkan oleh Imam Muslim sebagai musnad dan oleh Imam Bukhari sebagai ta'liq.

2. Makan tangan kanan dan dengan tiga jari


Dari Salamah bin al-Akwa' رضي الله عنه bahwasanya ada seorang lelaki makan di sisi Rasulullah صلی الله عليه وسلم dengan tangan kirinya, lalu beliau صلی الله عليه وسلم bersabda: "Makanlah dengan tangan kananmu." Orang itu menjawab: "Saya tidak dapat - makan dengan tangan kanan." Beliau lalu bersabda: "Engkau tidak dapat?" Tidak ada yang menyebabkan ia berbuat sedemikian itu kecuali karena kesombongannya. Maka ia tidak dapat mengangkatkan tangan kanannya ke mulut - untuk selama-lamanya sejak saat itu. (Riwayat Muslim)

3. Menegur orang yang makan/minum dengan tangan kiri


Dari Umar bin Abu Salamah radhiallahu 'anhuma, katanya: "Saya - pada ketika itu - adalah seorang anak yang ada di bawah pengawasan Rasulullah صلی الله عليه وسلم tanganku berputar-putar ke sekitar piring - kalau makan. Lalu Rasulullah صلی الله عليه وسلم bersabda kepadaku: "Hai anak, ucapkanlah Bismillah, makanlah dengan tangan kananmu dan makanlah dari apa- apa yang dekat denganmu." (Muttafaq 'alaih)



4.Makan dari bahagian tepi


Dari Ibnu Abbas radhiallahu 'anhuma dari Nabi صلی الله عليه وسلم, sabdanya:
"Keberkahan itu turun di tengah makanan, maka makanlah engkau semua dari kedua tepi makanan itu dan janganlah makan dari tengahnya."
Diriwayatkan oleh Imam-imam Abu Dawud dan Termidzi dan Termidzi mengatakan bahwa ini adalah Hadis hasan shahih.


6.Juga sunnah menggunakan tapak kaki untuk mengesat tangan berminyak.

Dari Said bin al-Harits bahwasanya ia bertanya kepada Jabir tentang hal apakah wajib berwudhu' karena makan sesuatu yang terkena oleh api - yakni yang dimasak dengan api - lalu ia menjawab: "Tidak, sungguh-sungguh kita dahulu yaitu di zaman Nabi صلی الله عليه وسلم tidak mendapatkan makanan yang dimasak dengan api itu kecuali sedikit sekali.Jikalau kita menemukan makanan itu, kita tidak mempunyai saputangan-saputangan - untuk mengusap selesai memakannya - melainkan yang ada ialah tapak-tapak tangan kita, lengan-lengan kita serta kaki-kaki kita - maksudnya tapak tangan, lengan dan kaki itulah yang digunakan untuk mengusap jari-jari setelah selesai makan, seterusnya kitapun lalu bersembahyang dan kita tidak berwudhu' lagi." (Riwayat Bukhari)

2 comments:

ridhwan said...

err sy x nmpk yg dalil psl mkn dgn tiga jari tu....

tuan blog said...

takde dalam hadith tu... mungkin tak terdapat dalam hadith sahih.

Followers